JAKARTA — Sebuah lembaran anyar dalam catatan pemerintahan Kabupaten Musi Rawas resmi dimulai. Suprayitno kini secara sah memegang mandat sebagai Wakil Bupati Musi Rawas untuk periode 2025–2030.
Pria yang lahir pada 7 Mei 1972 ini merupakan sosok politikus berpengalaman. Karier politiknya makin kukuh setelah ia resmi bergabung dan berjuang bersama Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Sebagai figur yang tumbuh dan memahami dinamika masyarakat lokal, Suprayitno dinilai memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan warga di kawasan pedesaan Musi Rawas.
Perjalanan panjang di dunia politik mengantarkannya pada posisi strategis di tingkat eksekutif. Kepercayaannya untuk mendampingi kepemimpinan daerah menjadi pembuktian atas rekam jejak yang dimilikinya.
Momen bersejarah dalam kariernya terjadi pada 20 Februari 2025. Pada tanggal tersebut, ia resmi diambil sumpahnya sebagai Wakil Bupati Musi Rawas.
Prosesi pelantikan berlangsung sangat khidmat di Istana Negara, Jakarta. Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti arena saat prosesi pengucapan sumpah jabatan dilakukan.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran Kepala Negara memberikan bobot tersendiri bagi legitimasi kepemimpinan daerah yang baru dilantik.
Dalam acara yang disiarkan secara nasional itu, jajaran pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga turut hadir memberikan ucapan selamat.
Usai melintasi tahapan resmi pelantikan, Suprayitno menyampaikan pernyataan perdana terkait arah prioritas kerjanya. Ia menegaskan bahwa jabatan ini adalah bentuk amanah besar dari rakyat.
Fokus utama kepemimpinannya bakal diarahkan pada percepatan pembangunan dari tingkat desa. Menurutnya, desa merupakan fondasi utama kekuatan ekonomi Kabupaten Musi Rawas.
Pendekatan pembangunan berbasis pedesaan diyakini mampu menekan ketimpangan antarwilayah. Akses jalan dan jembatan di kawasan pedalaman akan menjadi perhatian serius.
Sebagai kader Partai Gerindra, Suprayitno juga memastikan bahwa seluruh kebijakan daerah akan selaras dengan program strategis nasional pemerintah pusat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dinilai sangat krusial untuk mendatangkan investasi serta program bantuan pembangunan dari pusat.
Di sektor sosial, perbaikan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat menjadi agenda wajib. Peningkatan fasilitas puskesmas dan pembantu puskesmas di pelosok desa siap didorong.
Sektor pendidikan juga tidak luput dari perhatian. Pembenahan sarana prasarana sekolah serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik menjadi bagian dari rencana kerjanya.
Selain itu, sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian warga Musi Rawas akan mendapat dorongan modernisasi, baik dari sisi bibit, pupuk, maupun teknologi pascapanen.
Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga diposisikan sebagai pilar pemberdayaan ekonomi keluarga agar warga lokal lebih mandiri secara finansial.
Suprayitno berkomitmen menjaga komunikasi yang terbuka dan intensif dengan jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta jajaran Forkopimda Musi Rawas.
Ia percaya bahwa tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Kini, masyarakat Kabupaten Musi Rawas menantikan aksi nyata dari jajaran pimpinan baru ini untuk mewujudkan daerah yang makin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar